Pengikut

Rabu, 31 Oktober 2012

struktur sosial

A.STRUKTUR SOSIAL

1.Pengertian Struktur Sosial

a.Arti umum
struktur sosial adalah sebuah hubungan timbal balik antara posisi -posisi sosial dan antara peranan-peranan.
b.Soerjono Soekanto
Stuktur sosial merupakan hubungan timbal baikantara posisi-posisi daan antara peranan-peranan.

a.Status dan Kedudukan
Status merupakan pencerminan hak dan kewajiba dalam tingkah laku manusia.Cara-cara memperoleh status sebagai berikut:
1) Ascribed Status
           Status yang diberikan kepada individu tanmpa memandang kemampuan maupun perbedaan antar individu yang dibawa sejak lahir.
2)Achieved Status
            Status yang memerlukan kualitas tertentu yang harus diraih melalui persaingan dan usaha pribadi.
3)Assigned Status
             Status yang diperoleh melalui penghargaan atau pemberian dari pihak lain atas jasa-jasa tertentu.

Konflik Status merupakan benturan-benturan atau pertentangan yang dialami seseorang,sehubungan dengan status yang dimilikinya.

1)Konflik Status Individual
        Merupakan konflik yang berhubungan dengan batin seseorang.
Contoh: Seorang perempuan yang harus memilih antara bekerja atau menjadi ibu rumah tangga.
2)KonflikStatus Antarkelompok
         Merupakan konflik yang terjadi antara dua kelompok atau lebih yang berbeda paham.
Contoh: Peraturan yang dikeluarkan oleh suatu instansi berbeda dengan peraturan yang dikeluarkan oleh instansi lain.
3)Konflik Status Antarindividu
          Merupakan konflik yang terjadi karena perbedaan pendapat antar individu.
Contoh: Seorang istri yang bertengkar dengan suaminya tentang pengasuhan anak.

Peranan merupakan aspek dinamis yang berhubungan dengan ssstatus atau kedudukan.
Contoh: Konflik peranan seseorang yang berstatus sebagai guru sekaligus ibu.

2.Ciri-Ciri Struktur Sosial
a.Struktur sosialmerupakan relitas sosial tersendiri.
b.Struktur ssosial merupakan seluruh kebudayaan masyarakat.
c.Struktur sosial mencakup semua hubungan sosial antara individu-individu pada saat tertentu.
d.Struktur sosal adalah tahapan perubahan dan perkembangan masyarakat.

3.Fungsi Struktur Sosial
a.   Pengawas sosial, yaitu sebagai penekan kemungkinan pelanggaran terhadap norma,nilai,dan peraturan kelompok atau masyarakat.
b.   Dasar untuk menanamkan suatu disiplin sosial kelompok atau masyarakat karena berasal dari kelompok atau masyarakat yang berbeda.

4.Bentuk Strutur Sosial
    Menurut Peter M.Blau :
a.Intersected Sosial Structur
    Keanggotaan kelompok mempunyaai latar belakang ras,suku bangsa,ataupun agama yang berbeda-beda.
b.Consolidated Sosial Stuctur
     Keanggotaan kelompk mempunyai latar belakang ras,suku bangsa,ataupun agama yang sama.

5.Ketidaksamaan Sosial
a.Ciri fisik : jenis kelamin,warna kulit,msupun ukuran tubuh.
b.Kemmpuan atau potensi yang dapat menghasilkan perbedaan.
c.Geogarafis yang dapat membedakan mata pencaharian.
d.Budaya.
e.Latar Belakang Sosoal.

a.Ketidaksamaan sosial horizontal
       Merupakan perbedaan individu yang tidak menunjukan tingkatan yang lebih tinggi maupun ynng lebih rendah.Contoh :jenis kelamin,ras dan agama.
b.Ketidaksamaan sosial vertikal
        Merupakan perbedaan individu yang menunjukan tingkatan yang lebih tinggi maupun lebih rendah.
Contoh : kekayaan,pendidikan,keturunan, dan kekuasaan.

6.Dilihat dari Sifatnya
    a.Struktur sosial kaku
        Merupakan struktur sosial yang sangat sulit mengalami perubahan.
    b.Struktur sosial luwes
        Merupan struktur sosial yang lentur dan dapat diubah sesuaidengan perubahan zaman.
    c.Strutur sosial formal
         Merupakan struktur sosial yang diakui keberadaannya oleh pemerintah dan pihak yang berwenang.
     Contoh: Sekolah
    d.Struktur sosial informal
         Merupakan strutur sosial yang keberadaannya tidak diakui oleh pemerintah namun nyata adannya.
      Contoh : bimbel

7.Dilihat dari Identitas Keanggotaan Masyarakat
    a.Struktur Sosial Homogen
            Merupakan struktur sosial yang mempunyai latar belakang kesamaan identitas dalam masyarakat.
     b.Struktur Sosial Hetergen
            Merupakan struktur sosial yang masyarakatnya mempunyai keragaman budaya.
        Contoh :Masyarakat perkotaan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar